1) Pengaturan di Bios lagi agar dapat Booting melalui CD.Pertama masuk ke Bios dengan menekan tombol “Del” pada saat POST. lalu di Bios pilih firt boot nya CD ROM
2) Kemudian Save dan keluar di BIOS denga menekan F10. Selanjutnya Masukkan CD Instalasi Linux Ubuntu Server 7.10 Gutsy Gibbons, tunggu beberapa saat sampai muncul tampilan awal instalasi. Selanjutnya pilih “install to the hard disk”.
3) Di dalam pemilihan bahasa, pilih English agar umum digunakan, lalu tekan Enter
4) Pilih Other
5) Kemudian pilih Negara Indonesia atau Negara lain sesuai keinginan, karena kita bertempat tinggal di Indonesia setidak nya kita lebih mencintai Tanah Air
6) Selanjutnya di dalam langkah ini yaitu pendeteksian keyboard pilih “yes”
7) Kemudian silakan tekan salah satu karakter yang ada di tampilan berikut ini dengan yang ada di keyboard
8) Pilih “Yes” jika karakter yg di tampilkan ada pada keyboard anda, jika tdk pilih “No” sambil tekab Enter. Yg ada pada keyboard yaitu tanda petik (“) kemudian pilih”Yes”.
9) Setelah selesai pilih Continue untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya karena papan tombol tata ruang pendeksian melengkapi/menyudahi.
10) Langkah selajutnya loading pendetesian komponen-komponen Hardware yang digunakan yaitu CD-ROM Drive, Additional components, Detecting network Hardware
11) Selanjutnya didalam langkah Konfigurasi jaringan pilih Continue sambil tekan Enter, lalu pilih “Do not configure the network at this time”. Sebab bentuk wujud metoda jaringan belum ada
12) Langkah selanjutnya tentukan “Host name (nama computer) Server Ubuntu, tanpa memakai spasi, lalu pilih Continue.
13) Langkah selanjutnya loading pendeteksian Harddisk dan pembuatan partisi. Kemudian tunggu sampai langkah selanjutnya.
14) Kemungkinan pilih “manual” agar kita bisa menentukan secara leluasa, partisi apa saja yang akan kita buat serta mementukan kapasitas masing-masing partisinya.
15) Arahkan Pilihan ke tipe Harddisk yang terdeteksi seperti pada gambar di bawah, lalu tekan Enter.(warna merah) utuk membuat sebuah paritisi kosong (free space)
16) Kemudian pilih “create a new partition” untuk membuat partisi baru, lalu partisi yang pertama yg pertama dibuat adalah Root kemudian partisi Swap. Yang Root diisikan kapasitasnya (10 GB) karena minimalnya, sedangkan untuk partisi Swap : 2 kali kapasitas memory RAM. misal RAM yg kita pakai 256 Jadi partisi Swap 512
17) Tentukan lokasi partisi pada “Primary partition”
18) Langkah selanjutnya penempatan untuk sekat baru dimulai pilih ‘Beginning ‘ karena partisi Root diletakan di awal di Harddisk, demikian juga untuk partisi lainnya.
• Konfigurasi partisi boot, pilih “Use as” untuk pemilihan tipe file sistem partisi
• Jenis-jenis file sistem yang dikenali oleh Linux Ubuntu
• Berikut daftar tipe file sistem yang digunakan untuk masing-masing partisi :
_ boot : Ext3 journaling file system
_ swap : swap area
_ root : Ext3 journaling file system
• Penentuan Mount Point
• Daftar lokasi Mount Point untuk beberapa jenis partisi
• Berikut daftar Mount Point yang digunakan untuk masing-masing partisi :
_ boot : /boot
_ swap : (kosong)
_ root : /
19) Langkah selanjutnya untuk konfirmasi partisi Root pilihan ‘Use as’ untuk pemilihan tipe file sistem
• Use as : partisi Root menggunakan file system Ext3 journaling file system
• Mount point : di biarkan default dan pada pemilihan partition setting, semuanya dibiarkan default. Kecuali untuk penentuan Bootable Flag partisi, partisi yang akan di gunakan untuk booting ke sistem. Partisi Root harus di aktifkan ‘on’ tinggal tekan enter pada pilihan Bootable Flag, untuk partisi Swap tidak diaktifkan.
20) Setiap selesai membuat partisi pilih ‘Done setting up the partition’ setelah itu buat lagi partisi berikutnya yaitu, partisi Swap.
21) Setelah membuat partisi Root selanjutnya. Kita tinggal membuat partisi Swap, kemudian caranya sama seperti membuat partisi Root bedanya di pemilinhan Use as, pengisian kapasitas harddisk Swap yaitu (2 kali kapasitas memory RAM), kemudian langkahnya pilih
22) Langkah selanjutnya untuk penentuan ‘use as Swap’ pilih yang swap area sambil tekan . untuk penentuan Boottable Flag tidak di aktifkan ‘Off’ selanjutnya pilih done setting up the partition.
23) Jika berhasil maka akan tampil daftar partisi yang telah dibuat sebelumnya, pilih “Finish partition and write changes to disk”
24) Pilih ‘yes’ untuk menyimpan partisi-partisi yang telah di buat.
25) Selanjutnya untuk pemilihan zona waktu. Untuk pemilihanya, pilih tempat/kota terdekan dengan tempat tinggal kita. Misal Jakarta.
26) Untuk konfigurasi sistem waktu yang digunakan pilih yes
27) Langkah selanjutnya untuk konfigurasi Account dan Password yang akan digunakan untuk masuk ke sistem Linux
• Masukan Nama Lengkap Anda
• Selanjutnya tentukan User name untuk Account Anda
• Langkah selanjutnya tentukan sebuah password untuk Account Anda
• Selanjutnya masukan password anda lagi dengan password yang telah Anda tentukan tadi.
28) Langkah selanjutnya tunggu sampai Loading Installing The Base System selesai. Untuk menuju langkah selanjutnya.
29) Langkah selanjutnya jika Komputer server ubuntu akan menggunakan alamat proxy server lain maka pada bagian ini Anda isi dengan alamat Proxy yang ada di jaringan internet, jika tidak maka kosongkan saja pilih continue. Dan tuggu dalam proses Penginstalan tersebut.
30) Langkah selanjutnya tentukan perangkat lunak untuk menginstal, misal pilih DNS server dengan menekan spasi, lalu tekan enter selanjunta tunggu sampai instalasi selesai.
31) Instalasi Linux Ubuntu Server telah selesai kemudian pilih continue
32) Kemudian jika proses instalasi berhasil/selesai maka setelah komputer booting/merestart ulang akan tampil jendela loading system dan muncul login yang meminta Anda untuk memasukan Username dan password yang telah Anda tentukan ketika proses instalasi berlangsung.
Instalasi Linux Ubuntu Server 7.10 Selesai
SEMOGA BERMANGFAAT DAN SELAMAT MENCOBA
SEMOGA BERMANGFAAT DAN SELAMAT MENCOBA



0 Responses so far.
Posting Komentar